Bidadari jingga

Kak Umay

Novel ini telah sukses di di terbitkan oleh seorang penulis kelahiran 1998 yang sering berkhayal dan dengan khayalannya itu ia jadikan sebuah karya yang ia terbitkan di berbagai aplikasi seperti di Wattpad, Noveltoon,dan KMB App serta karyanya hingga terbit menjadi sebuah buku.

Salah satu karyanya yang berhasil terbit menjadi novel yaitu “Bidadari Jingga” yang berlatar belakang cerita islami dan cinta. Novel ini tidak begitu tebal hanya 248 halama dan ceritanya yang tidak terlalu betele bertele dan kata bahasanya mudah untuk di mengerti oleh para pembaca, memiliki alur yang mudah di tebak dan konflik yang tidak begitu berat.

Di dalam novel ini banyak sekali pelajaran atau hal-hal positif yang dapat di ambil serta kata-kata motivasi yang baik. Novel ini sangat cocok sekali untuk di baca para anak remaja yang suka dengan novel yang bergenre islami dan cinta karena kata-katanya yang tidak membosankan.

Novel ini menceritakan seorang wanita buta dan seorang laki-laki badboy yang terpaksa harus menikahi wanita tersebut, karena keinginan orangtuanya yang mempunyai rasa bersalah dan tanggung jawab atas sesuatu hal yang terjadi pada wanita itu.

Dengan pernikahan itu laki-laki tersebut merasa tidak suka dengan kehidupanya yang sekarang, karena selama ini ia hidup dengan bebas dan pergaulan yang bebas. Namun setelah menikah ia pergi meninggalkan istrinya tanpa rasa bersalah dan seperti tidak ada beban apa- apa. Dia pergi ke Jepang untuk melanjutkan S-2 nya dan bertemu kekasihnya yang ia rindukan dan yang sudah menemani ia selama 5 tahun.

Namun sehari-harinya pikirannya di kelilingi oleh wanita yang dinikahinya, sampai beberapa hari dia tersadar bahwa dia adalah laki-laki yang sudah menikah dan akhirnya dia memutuskan untuk menyelesaikan hubungannya dengan kekasihnya dan mencari tempat tinggal yang baru sampai dia lulus S-2.

Setelah lulus dia berencana untuk kembali ke Indonesia. Pada saat di Indonesia dia tidak lagi bertempat tinggal di rumahnya namun di rumah wanita buta tersebut.

Berhari- hari dia mengikuti wanita buta itu, dia terheran-heran dengan kegiatan sehari-hari wanita buta itu dengan kemandiriannya dan tanpa bantuan apa- apa sehingga dari situlah dia mulai terketuk hatinya dan ingin berubah untuk menjadi lebih baik.

Di saat proses untuk menjadi lebih baik dan mencoba untuk menerima semua dan mencoba lebih dekat kepada Allah swt. Dia di beri begitu banyak godaan dan cobaan namun, dengan berbagai cobaan tersebut dia berhasil melewatinya.

sebagai seorang suami dia mempunyai tanggung jawab yang besar yaitu membahagiakan istrinya yaitu dengan menggelar pernikahan kedua kalinya untuk bisa mewujudkan impian istrinya dengan mahar Ar-Rahman.

Setelah menggelar acara pernikahan tersebut dia ingin melanjutkan study di MIT Boston Amerika dan istrinya melanjutkan study kedokteran.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai